Hujanku

14 04 2010

Sore itu awan bergerak perlahan

Selambat air mata yang coba bertahan

Mencoba bicara lewat satu genggaman

Terdiam untuk satu waktu tak terlupakan

Hujan..

Di satu sisi dia adalah anugrah

Tapi mungkin resah

Kala dia terlalu berlimpah

Tapi entah artinya bagiku

Aku suka hujan…

Kala aku menatapnya

Dua waktu berjalan bersama

Tenang juga gelisah

Kuat pun melemah

Tapi kini hujan itu bukan untukku

Tak lagi bisa bersamanya

Bahkan untuk sekedar bercerita

Tapi tak mengapa

Aku mencoba bahagia melihatnya

Seperti sore itu

Aku masih ada menemaninya

Hanya saja tak lagi disisinya..

Dalam kemungkinanku

Menunggumu turun

Hujanku…..


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: