Diantara 2 Puisi

24 03 2010

Hari ini..Tepat diantara dua puisi aku hidup..

Puisi yang telah kutinggalkan untuk hariku..

Hari dimana pagi membawamu..

Dan malam menjauhkanmu..

Tak kurasa waktu begitu cepat meninggalkanku..

Menyisakan kenangan yang cepat atau lambat

Akan kutinggalkan..

Beruntunglah mereka yang memiliki kenangan..

Dimana kupijakkan langkahku hari ini..

Adalah sebuah lantai tanpa jawaban..

Aku ingin bercerita tentang hidupku..

Seperti masa itu kuhabiskan denganmu..

Aku ingin mendengar kisahmu..

Seperti hari itu kau menangis disampingku..

Ingin ku kembali sejenak untuk sore itu..

Membiarkan hujan saksikan diamku..

Ingin ku tesadar dari hari itu..

Untuk sekedar menggengam ‘harapku’..

Ingin ku ada untuk dimensi itu..

Hanya perlahan menempelkan telunjukku..

Inginku mengucap satu kata..

Dan melihat lidah itu menjulur manja buatku..

Aku masih merindukan senyum itu..

Senyum yang bukan untukku..

Senyum yang memang bukan milikku..

Tapi senyum yang membuatku tersenyum..

Tetaplah tersenyum..

Karena ku merasakannya..

Meski berada pada titik terjauh..

Dimana kau tak tau aku berada..

Happy Pus always

Di Kamar, 21-22 Juni 2009


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: