The Replacement..

2 03 2010

Sebuah Film lawas, yang sudah pernah ditayangkan juga di Televisi..
Tapi merupakan salah satu dari film yang wajib jadi koleksi..
Salah satu film yang pernah bikin gw ngerasa feel nyata seakan lagi ada di
lapangan, berjuang bersama mengejar ketertinggalan..

Berawal dari mogoknya seorang Quarterback terbaik NFL Eddie Marteel, ketika menyisakan 3 game lagi menuju Playoff.. Sang pemilik Klub Washington Sentinels, memutuskan untuk memberi kepercayaan penuh kepada pelatih jenius Jimmy McGinty (Gene Hackman) untuk mencari pemain-pemain pengganti..

Kegilaan McGinty untuk memutuskan mengambil pemain yang tidak memiliki basic sebagai pemain profesional. Dibentuklah sebuah tim yang terdiri dari Franklin, seorang penjaga toko yang memiliki kecepatan lari luar biasa, dua bersaudara bertubuh tambun Jamal dan Andre Jackson, seorang pesumo jepang, mantan narapidana, seorang religius, si gila Daniel Bateaman, dan pemain sepakbola yang memiliki tendangan keras Nigel “The Leg” Gruff.

Sebagai pelengakap, sekaligus leader tim, dipilihlah seorang Quaterback yang memilih berhenti setelah timnya di hancurkan di final Super Bowl dengan skor telak, Shane Falco (Keanu Reeves), untuk menggantikan peran Eddie Marteel..

Film yang memiliki unsur komedi cukup menghibur, terutama aksi-aksi konyol dari anggota tim yang bukan seorang pemain profesional.. Dilengkapi dengan goyang poco-poco lagu I Will Survive.. Selain itu unsur romantisme yang tericpta antara Shane Falco dan pemimpin chearleader Annabell Farell (Brooke Langton) menambah kesan manis pad film ini..

Lewat sebuah perjuangan keras, dan strategi jitu pelatih Jimmy McGinty, Washington sentinels menggebrak dengan kemenangan-kemenangan dahsyat. Kolaborasi kekuatan pertahanan yg dibangun 3 pemain tambun Jamal, Andre JacksonĀ  dan Jumbo si sumo plus kegilaan merebut bola dari seorang Daniel Bateman membuat washington tangguh dalam bertahan.. Sementara dalam menyerang, visi lemparan dari Shane Falco, kecepatan berlari Franklin, serta si bisu berulangkali membuat touchdown untuk Sentinels. Peran serta si penedang jauh Nigel Gruff yang berhasil mencetak gol dari jarak 65 yard juga tidak bisa diabaikan..

Ditengah-tengah euforia kemenangan beruntun, tiba-tiba Eddie Marteel kembali di pertandingan terakhir sebelum playoff.. Atas permintaan pemilik, Marteel pun kembali menggusur tempat Shane falco.. Sang pelatih yg meskipun keberatan tak punya kuasa.. Dia hanya meninggalkan pesan terakhir kepada falco, “seorang pemain besar bermain dengan hati nya, dan Marteel tidak meiliki itu, hanya kau yang sanggup”.

Dan kenyataannya, babak pertama dengan Marteel sebagai pemimpin, Sentinels dibuat hancur lebur hingga tertinggal 17 angka, tanpa mencetak 1 pun angka. Shane Falco yang melihat pertandingan dari rumah tergerak hatinya dan datang ke stadion.. Melihat kedatangan Falco seluruh anggota kembali bersemangat, Pelatih Jimmy McGinty pun tak lagi menghiraukan permintaan pemilik yang lebih memilih Marteel. Dengan tegas dia mengusir Marteel dari team dan menjadikan kemabali Falco sebagai jendral lapangan..

Sanggupkah shane falco mengejar ketertinggalan 17 angka di babak kedua, saksikan perjuangannya bersama tim untuk memastikan Sentinels lolos ke babak playoff..


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: