Jogjakarta 2005 (Part 2)

10 07 2009

jogja3

Bercerita tentang hari kedua selama di Jogjakarta.. Kota yg dikenal sebagai kota pelajar.. Juga kota para seniman jalanan yang menjadikan malioboro sebagai satu tempat penuh makna.. Dan satu lagi,, kota tempat salah satu peninggalan kuno yg sempat menjadi 7 keajaiban dunia.. Borobudur.. Apa aja yang ada di hari kedua ini!!

Jujur aku tak terlalu ingat dengan susunan kegiatan di hari kedua dan ketiga.. Tapi akan kucoba mengusahakan untuk mengingatnya.. Mungkin karena terlalu menikmati dengan acaranya, jadi sedikit lupa dengan urutan kejadiannya. Hari kedua bisa dikatakan hari yang paling berkesan. Karena ini puncak acara full. Seharian kita menelusuru Jogja. Beberapa tempat kita singgahi..

Diawali pagi hari di hotel matahari.. Sarapan bersama, nasi goreng kalau tak salah.. Setelah itu kita berangkat ke Keraton. Kita mengunjungi tempat istana sultan jogja. Kebetulan letaknya tidak terlalu jauh dari Hotel tempat kami menginap.. Kira-kira hanya 10 menit kita sudah sampai di Keraton.. Keraton sangat tertapa rapih, dan sangat bersih untuk ukuran tempat yang banyak dikunjungi orang. Mungkin karena pekerja di keraton yang sangat luar biasa. Paling kotoran yang ditemui hanya berupa kotoran kelelawar dan bekas buah yang jatuh dari pohon. Untuk menginjak beberapa area pun kita diharuskan melepas alas kaki..

Satu yang sangat berkesan buatku dari kunjungan singkat di Keraton adalah saat aku berbicara dengan salah seorang abdi dalam Keraton yang sudah berumur. Ketika kutanya dia telah mengabdi di keraton lebih dari 50 tahun.. Luar biasa bukan. Baginya keraton sudah menjadi sebuah tempat yang diagungkan. Kedukan Sri Sultan Jogja pun selayaknya raja sesungguhnya raja bagi warga Keraton Jogja.. Sang abdi dalam mengatakan dirinya tulus mengabdi untuk Sultan tanpa dibayar untuk semua tugas yg dia kerjakan..Ajaib bukan..Dimasa sulit seperti ini masih ada orang seperti itu.. “Kami tidak dibayar, anak-anak pun kelak akan mengabdi untuk Keraton, hidup sehari-hari ditanggung Keraton, yah sekedar untuk makan dan keperluan kecil”.

Walaupun sebentar indah rasanya kunjungan ke Keraton.. Berlanjut perjalanan kami.. Menuju pangkalan latihan kepolisian udara.. Melewati alun-alun tengah kota Jogja yang indah.. Sesampainya di tempat tujuan berikutnya kami dikumpulkan disatu ruangan.. diberikan penjelasan tentang segala macam tentang pasukan udara dari seluruh negara yang ditampilkan dalam figura-figura berbaju lengkap khas masing-masing negara.. Sesudahnya kami menuju ke pabrik stenless steel, melihat bagaimana baja diolah.. Yang kemudian dilanjutkan dengan melihat-lihat batik khas Jogja. Haha, waktu itu aku beli satu batik buat mama, ternyata pas samapai dirumah kebesaran..

Makan siang di bis kita menuju ke tempat selanjutnya.. Sebuah tempat indah yang benar-benar merasa beruntung pernah ada disana, yup Candi Borobudur.. Sebelumnya kita sempat berkunjung sebentar ke tempat wisata (lupa namanya).. Disini hanya beristirahat sebentar dan jajan-jajan.. Ada juga yang beli gelang-gelangan dan aksesories lainnya.. Sekitar 1 jam di tempat ini untuk shalat dan meluruskan badan yang pegel duduk di bis. Kita menuju Candi Borobudur yang tidak jauh dari tempat ini..

Sesampainya di Borobudur, segala lelah dan muka masam dariku dan teman-teman hilang seketika.. Seperti terbayar tunai dengan melihat kemegahan candi pra sejarah tersebut.. Menurut mba-mba yang jadi guide kami sih di lantai satu borobudur terdapat pahatan-pahatan cerita seperti Kamasutra.. Oleh karena tempat ini tertutup untuk umum.. Untuk menghindari anak kecil masuk ke tempat itu..

Tangga Borobudur cukup banyak dan melelahkan untuk dinaiki satu persatu.. Tapi jadi gak terasa karena ingin secepatnya berada di atas.. Dari atas sini terlihat satu pemandangan yang sangat kurindukan untuk bisa melihatnya lagi hingga hari ini.. Dengan cuaca yang sangat mendukung, agak mendung, jadi tidak panas, pemandangan menjadi sangat luar biasa untuk disaksikan.. Subhanallah.. Gunung terlihat sangat jelas di depan mataku, terbentang dengan indahnya..  Yupz gunung merapi.. Kata mba-mba nya mah kalo kita perhatikan baik-baik gunung ini seperti Sidharta yang sedang tidur miring dengan kepala bersandar pada tangannya.. Dan yang kuperhatikan, memang sedikit mirip sih.. Luar biasa ciptaan Allah ini, lagi-lagi Subhanallah terucap di bibirku..

Lalu ada sebuah mitos yang mengatakan siapa yang sanggup menyentuh tangan dari patung Budha yang ada di dalam batu maka hidupnya akan bahagia.. aku pun mencobanya, bukan karena percaya dengan mitos, hanya saja penasaran, masa tak sampe sih, rasanya dekat deh.. Aku dan teman-teman yg mencoba pun banyak yang sampai menyentuh.. Tapi ada juga yang tidak sampai, salah satunya si ateng yoga (bener gitu ya teng),, hahaha.. Kalo nanti lo baca tulisan ini, dimanapun lo sekarang,, gw kangen masa-masa ngecengin lo bareng temen2 teng.. Miss u Ateng..

Dan satu lagi mitos yang ada ialah, pasangan kekasih yang menuju tempat ini bersama-sama maka hubungannya tidak akan kekal sampai pernikahan.. Dan untuk menghindari mitos itu harus mengelilingi tingkat teratas borobudur berlawanan arah jarum jam sebanyak 7 kali.. Banyak beberapa temanku yg berkeliling, ada yang karena takut dengan mitos, ada juga yg sekedar iseng dan bernyanyi-nyayi.. Aku sendiri memilih duduk di batu tengah bersama beberapa teman yg juga males keliling, sambil menikmati alam pemandangan yang indah, desir angin sore itu dan diselingi tingkah konyol beberapa teman yg keliling.. hehehe..

Sayang waktu kami habis disini,, petugas mengatakan akan segera hujan besar dan bahaya, karena baru-batu nya akan menjadi licin.. terpaksa semua pengunjung harus meninggalkan lokasi, termasuk rombongan kami.. Dalam jalan menuju keluar ada beberapa dari rombongan kami yang melewati jalan pasar, bagi mereka yang ingin berbelanja atau sekedar melihat-lihat. Bagi yang males, ada jalan keluar yang lebih dekat. Kata mba-mba yang mandu lewat sini buat yg pengen cepet nyampe ke bis.. Aku dan beberapa temanku pun ikut dengan mba-mba itu.. Satu lagi hal konyol keluar dari mulut bang Sat.. “Eh eh, kata mama kan kalo diajak sama orang asing kan ga boleh ikut ya, ntar diculik”. Hahaha.. Mba-mba nya pun ikut tertawa bersama.. Bang Sat,, miss u..

And Borobudur,, aku ingin kesana lagi suatu hari nanti..

Jojgjakarta 2005 (Part1)
Jogjakarta 2005 (Part3)


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: