Kehilangan yang Tidak Disadari

10 06 2009

emporio5 Usai sudah drama mini tentang makhluk bernama singkat Kaka di Milan. Minggu 8 Juni 2009 pukul 7 malam waktu Milan, Ricardo Izecson dos Santos Leite Kaka telah resmi berganti kostum putih milik Real Madrid. Dunia terfokus pada dirinya dalam satu waktu.. Seorang pemain yang akan menjadi legenda dunia dan terus dikenang insan sepakbola berjajar dengan Maradona, Pele, Eusebio, Paolo Maldini, Marco van Basten, Zinedine Zidane, Gerd Muller, Bobby Moore dan pemain legenda lainnya dari seluruh dunia..

Sekali lagi uang bicara, menghancurkan sendi-sendi kehidupan dalam aspek lainnya seperti harapan, ambisi, kekeluargaan, kenangan, serta penghargaan akan suatu pemberian.. Telah banyak yang diberikan Kaka untuk Milan semenjak kehadirannya di tahun 2003. Juara Liga Italia dan Liga Champion hanyalah dari bagian kecil yg telah diberikannya untuk Milan.. Tapi semua itu tak terlihat di mata para petinggi Milan, terutama sang presiden dan wakilnya Silvio Berlusconi dan Adriano Galliani.

Kesetiaan dan kecintaan Kaka untuk Milan tak terbalas.. Bagi mereka uang puluhan jutaan eura (hampir 1 triliun jika di rupiahkan) terlalu sayang untuk terus dilewatkan.. setelah musim lalu melewatkan tawaran gila yg sama dari Manchester City. Dengan alasan Milan butuh dana untuk menghadapi krisis, mereka memaksa Kaka untuk pergi..

Jutaan harapan tiffosi Milan yang selama ini ada di pundak Kaka,,hancur melebur bersama kepergiannya.. Banyak yang menganggap Milan akan hancur tanpa Kaka. Tapi saya tak berpikir seperti itu.. Milan akan tetap menjadi besar dan hebat dengan atau tanpa Kaka.. Milan noi per sempre (Milan milik kami selamanya).. Milan sudah banyak ditinggal bintangnya.. Bintang baru pun datang menggantikannya.. Hanya saja satu hal yang saya sesali dan mungkin tangisi.. Milan telah kehilangan satu pribadi hebat di luar lapangan.. Kaka berbeda dari semua legenda yang ada.. Kesetiannya dan sifatnya tak terbayar oleh puluhan juta Eurp sekalipun.. Dia pribadi yang menjadi contoh dalam segi apapun.. Teladan kehidupan religi nya yang bertentangan dengan dunia glamour pesepakbola ada dalam Kaka..

Milan benar-benar tak menyadarinya.. Milan telah kehilangan pribadi pesepakbola terbaik tak hanya di lapangan, tapi juga di luar lapangan.. Madrid beruntung mendapat Kaka.. Lewat alasan bodoh keuangan Milan memaksa Kaka pergi.. Tanpa disadari tanpa Kaka Milan akan kehilangan pemasukan dari tiket terusan,, siaran TV channel,, merchendise atas nama Kaka dan banyak lainnya jika kemenangan dengan Kaka di ajang Eropa diganjang dengan Euro,, serta bayaran untuk meraih banyak mahkota juara.Memelihara Dida, Sheva dan Dinho yang setahun menghabiskan banyak uang,, Milan masih beralasan krisis keuangan.. Huh,, dunia penuh dengan tipu daya,, uang membuat buta mata hati..

Selamat jalan Kaka,, kau selalu di hatiku.. Terima kasih untuk semua hal yang telah kau berikan.. Milanisti akan tetap menyayangimu. Semoga selalu sukses.. Kami hanya mendukung Milan dan dirimu (bukan klub barumu)..


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: